Sejak pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, sekolah-sekolah telah ditutup. Kami tutup pada 16 Maret 2020 untuk waktu yang tidak ditentukan. Hingga kini, anak-anak di sekitar Peace Place belum bisa bergerak dengan bebas. Kegiatan yang biasanya dilakukan pada Jumat sore telah berhenti. Beberapa anak datang untuk bermain di taman bermain. Mereka mencuci tangan dan mengingatkan teman-temannya untuk mencuci tangan saat tiba dan sebelum pulang. Saat pulang, mereka bertanya kapan bisa datang bermain di Joglo lagi.

Sebelum pandemi melanda, kami telah memulai sebuah kegiatan bernama "Menjalin Persahabatan dengan Bermain," yang dihadiri sekitar 15-17 anak selama kurang lebih dua jam. Mereka terdiri dari anak-anak yang tinggal di sekitar Peace Place, anak-anak Joglo, dan alumni Joglo yang berusia 5-11 tahun.

Kami menggunakan kegiatan utama AVP yaitu menghentikan, membuka, kegiatan utama, bermain, dan menutup. Ketika anak-anak datang lebih awal, beberapa dari mereka meminta untuk memimpin kegiatan. Mereka mengetahui urutan kegiatan dan dapat memimpin dengan sangat baik. Sangat terlihat bahwa mereka memahami kesepakatan karena selama proses bermain mereka saling mengingatkan ketika seseorang menjatuhkan teman, atau ketika seseorang berbicara terlalu keras.

Orang tua sangat antusias dan mendukung kegiatan ini. Mereka merasa sedih, bingung, dan khawatir ketika melihat anak-anak mereka begitu sibuk dengan pelajaran sekolah dan kegiatan keagamaan, lalu pada waktu luangnya mereka hanya bermain ponsel atau menonton televisi. Semua orang menantikan saatnya kita bisa berkumpul lagi untuk merasakan sukacita hidup damai bersama.