Jean Celeste Paredes, seorang peserta Filipina dalam Pelatihan Budaya Damai Internasional ke-7, menulis "instruksi hidup" versinya sendiri pada tingkat pribadi dan publik. Ini adalah bagian dari komitmennya untuk perubahan menuju cinta dan hati nurani.
- Kenali nilaimu. Tidak ada apa pun yang bisa membuatmu kurang berharga.
- Kerjakan apa yang bisa Ninok Trihantini Kusumadewi. Belajarlah untuk mengatakan tidak kepada diri sendiri atau orang lain saat diperlukan.
- Bersikap terbuka saat diperlukan. Dorong agenda. Ambil sisi. Membosankan di tengah.
- Berhenti. Hirup aroma bunga, dengarkan angin. Kenali warna-warna di sekitarmu. Lihat senyum orang-orang. Hidup ini indah. Hari-hari buruk tidak pernah menjadi keputusan akhir.
- Minta bantuan. Ada banyak orang yang bersedia membantu. Terkadang, Anda hanya perlu meminta.
- Cinta. Hidup terjalin dan saling terhubung dengan cinta pada alam dan manusia. Tunjukkan cinta ini kepada sesama dan Bumi.
- Berhentilah merasa terjebak. Ada kekuatan luar biasa dalam merasakan dan hidup dengan bebas. Lepaskan luka dan rasa sakit yang menghantui Anda. Lepaskan kebahagiaan dan pencapaian yang menjebak Anda. Hidup tidak pernah berhenti memberikan hal-hal yang dapat kita hargai atau pelajari. Jangan bertahan atau menahan diri terlalu lama.
- Maafkan diri sendiri dan orang lain. Tidak ada hadiah lain yang lebih baik yang bisa kamu berikan kepada dirimu sendiri selain membebaskan diri dari dendam masa lalu atau membebaskan dirimu dari hal-hal yang menghantuimu.
- Rangkul perubahan. Segala hal terus berubah. Lepaskan hal-hal masa lalu dan nikmati saat ini.
- Hidup. Setiap hari adalah pengalaman. Hidup hanya bernilai ketika kita benar-benar menjalaninya.
