Filter sederhana bernama SAP (Praktis Penyaring Air) adalah penyaring air yang dikembangkan oleh Yayasan Sheep Indonesia (YSI). Penelitian dan pengembangan hingga produksi skala kecil didanai oleh Friends Peace Teams dari tahun 2009 hingga 2011. Banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia membuat filter ini sangat berharga bagi para penyintas untuk memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih, terutama untuk minum.
Pada tahun 2016, YSI menyalurkan filter bantuan kepada para penyintas erupsi Gunung Sinabung di Sumatra Utara yang tersebar di enam desa dan sebanyak 300 unit tempat pengungsian didirikan di wilayah ini. Pada November 2017, ketika terjadi kekeringan berkepanjangan di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, YSI membantu dengan 300 filter air di lima desa. Penerima prioritas bantuan filter air yang disepakati oleh masyarakat adalah keluarga miskin dengan jumlah anggota keluarga yang banyak.
Pada bulan Agustus 2018 ketika gempa bumi melanda Lombok di Nusa Tenggara Barat, YSI menyediakan 300 filter air. Pada bulan November – Desember 2018, Yayasan Sheep Indonesia berencana menyalurkan 500 unit filter air kepada para penyintas di Palu dan Donggala yang terdampak gempa bumi dan tsunami.
Bantuan filter air kepada para penyintas erupsi Gunung Sinabung, kekeringan di Sabu Raijua, gempa bumi di Lombok, gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Selatan didukung oleh DKH (Diakonie Katastrophenhilfe) Jerman.
Filter air buatan YSI sangat membantu karena lebih praktis, menghemat energi (tanpa merebus air) dan tidak membutuhkan banyak energi atau biaya untuk mendapatkan air minum yang layak untuk konsumsi keluarga.
Filter Air SAP
untuk Para Penyintas:
- Letusan Gunung Sinabung, Sumatra Utara
- Kekeringan di Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur, Lombok
- Gempa bumi di Nusa Tenggara Barat
- Gempa Bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah
Salah satu ibu dari Raijua yang menerima Filter Air, pada November 2017, Sabu Raijua, Fotografer: Kristina, staf YSI.
Praktik pemasangan filter untuk pelatihan penggunaan filter air bagi penyintas gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang difasilitasi oleh staf Haryoso YSI, pada September 2018. Fotografer: staf Evi YSI.
