Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Perdamaian dan Keadilan Regional di Filipina. Saya belajar banyak hal dari semua teman saya. Setiap orang memiliki pengalaman luar biasa untuk dibagikan dalam pelatihan ini. Mempraktikkan alat-alat AVP bersama-sama sungguh indah. Saya belajar dari pengalaman semua teman saya bagaimana memecahkan masalah, melihat poin secara terperinci, menjadi pendengar yang baik, menjadi pendamping yang baik, dan banyak lagi. Saya sangat menghargai bagaimana teman-teman menerima saya untuk belajar bersama.

Awalnya, saya khawatir tentang bagaimana menyampaikan materi dengan bahasa Inggris saya yang terbatas. Dengan senyum ramah, tim di Filipina meminta saya menggunakan bahasa yang nyaman bagi saya dan mengatakan akan menerjemahkannya nanti. Kebaikan mereka sungguh membuat saya takjub. Dengan dukungan ini, saya mulai memiliki keberanian untuk berbicara bahasa Inggris. Mereka memahami dan menerima saya ketika saya menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi, dan ini membangun kepercayaan diri saya.

Saya merasa seperti hidup kembali karena banyak orang dari berbagai negara memikirkan bagaimana perdamaian dapat dipraktikkan di komunitas masing-masing. Saya berniat untuk lebih konsisten mempraktikkan alat-alat AVP untuk menjadi pendengar yang baik, pendamping yang baik, dan menggunakan kesepakatan dengan anak-anak dan di komunitas saya di Pati, Jawa Tengah. Saya semakin percaya bahwa perdamaian itu nyata dan dapat dipraktikkan bersama tanpa memandang usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

(Perdamaian itu mungkin, Wiwit wiwit31031998@gmail.com).